PUISI AI TITIN
DIORAMA KEHIDUPAN Adalah risau Ketika menjadi pusat perhatian Sebelum naik ke pelaminan Ada sembilu mengiris Ketika ada bait-bait pertanyaan Mengapa belum punya buah hati? Bertubi-tubi hingga urusan kasab Tempat tinggal Dan setumpuk lainnya Bertambah bilangan masa Bertambah pertanyaan Bertambah masalah Terbanglah ke awan Lihatlah betapa buku kehidupan Hanya sepenggal episode Yang harus dipertanggungjawabkan Singaparna, 1 April 2017 Puisi Tentang Hati Siapa pengisi hati? Dialah nurani yang tak pernah menghianati Meski bibir berkata sejuta makna Semua keluar begitu saja tanpa logika Kadang mengalir bak gletser Himalaya Membuat orang terseret Ke lembah moreina paling dalam Merasa di abaikan Merasa tersingkir Merasa dendam dan benci Tapi Kita tak bisa membuat praduga Takkan bisa menerka Makna di balik kata-kata Hanya hati dan pemiliknya yang tahu Yah... Jika dada penuh bara Jika logika dipenuhi prasangka Kembalikan pada h...